MENCINTAI KEGIATAN BELAJAR
Diary Jumadil Awal (17)
*MENCINTAI KEGIATAN BELAJAR*
"The only way to do great work is to love what you do." Satu-satunya cara untuk melakukan pekerjaan hebat adalah mencintai apa yang kamu lakukan (Kata Bijak)
Selamat Datang Bayu Gani Adilfi siswa pindahan dari luar daerah. Semoga betah dan nyaman di lingkungan baru ponpes Al-Ittihadiyah NW Sepakat. Kami percaya kamu akan bisa beradaptasi dengan lingkungan barumu. Tetap semangat dengan niatmu yang tulus ihlas mau menuntut ilmu. Terus jaga motivasi agar tidak mudah menyerah dalam menggapai cita-cita muliamu.
Kamu masuk di kelas XI, maka itu artinya separuh perjalanan pendidikanmu di SLTA sudah berjalan. Kini sebentar lagi pertengahan semester. Pasti di kelasmu yang baru engkau akan belajar beradaptasi berbaur dengan lingkungan baru. Berkomunikasi sehari-hari dengan teman dan guru barumu. Tapi ingat, mereka semua keluarga-barumu yang siap menerimamu sebagai saudara, sebagai sahabat seperguruan.
Bolehlah engkau canggung dan banyak mendengar di hari pertama, mendengar cerita guru-gurumu yang beri motivasi, juga mendengar cerita teman-temanmu tentang sekolahmu. Tapi tetaplah fokus pada tujuanmu untuk mengejar ilmu. Menggapai cita-cita menjadi orang yang bermanfaat dan bermartabat kelak.
Jangan dengarkan kata-kata temanmu yang melemahkan dirimu dalam belajar. Jangan mau diajak buang-buang waktu. Kamu datang kesini untuk belajar. Kini dengarkan nasihat Abi-mu yang menyerahkanmu ke Al-Ittihadiyah. Pasti kedua orang tuamu punya ekspektasi besar kepadamu, agar kelak engkau menjadi orang yang membanggakan kedua ibu bapakmu bersama keluarga.
Al-Ittihadiyah ini banyak kegiatan yang insyaAllah akan mendukungmu menggapai ilmu dan skill. Niatkan diri dari sekarang untuk berguru ilmu dengan tulus ihlas. Siapkan mentalmu untuk bertahan dari godaan dan tantangan. Bersabarlah dalam taat dan kuatlah ketika diterjang badai yang ditiupkan setan, yang sedang cari cara agar kamu cepat bosan.
Setan akan tepuk tangan kalau kamu menyerah. Karena visi misinya berhasil menggagalkanmu untuk belajar agama. Jangan pernah dengarkan bisikan yang memicu lemahnya semangat. Jangan pernah berhenti berdoa memohon kekuatan kepada Yang Maha Kuat. Tuhan pasti mendengarkan doa-doa dan munajat-Mu.
Ayahmu datang menyerahkanmu ke sekolah. Itu semata-mata untuk memberi dukungan dan motivasi agar kamu mengerti, beginilah ayahmu tulus ingin melihatmu berhasil. Suatu hari nanti buatlah beliau tersenyum bangga, karena dirimu telah berprestasi dengan nilai gemilang. Terlebih beliau akan lebih bangga saat engkau menjadi seorang anak yang senatiasa ingat kewajiban shalat.
Karena kebanggaan paling hebat buat orang tua bukanlah anaknya yang pandai bahasa Inggris, pandai komputer, pandai matematika. Tapi alangkah bersyukur tiada terukur bagi orang tua yang memiliki anak-anak yang taat beribadah kepada Allah Swt. Kenikmatan spiritual yang tiada terkira kalau si anak punya adab sopan santun luar biasa.
Bayu.. sekarang kamu sudah menjadi anak didik kami. Bantu kami untuk sama-sama memajukan Al-Ittihadiyah NW Sepakat. Kami juga sama seperti dirimu sedang mengabdi di Al-Ittihadiyah. Pengabdiamu adalah belajar, pengabdian kami juga belajar. Kami sedang belajar menjadi guru yang baik bagi murid-muridnya. Kamu juga sedang belajar menjadi murid-murid yang baik untuk guru-gurumu.
Ingat.. kalau suatu hari nanti para guru-gurumu menghukummu karena melanggar disiplin, maka itu adalah tanda guru mencintaimu. Tanda guru peduli dengan masa depanmu. Jadi sejatinya bukan hukuman yang engkau terima, tapi nasihat. Hukumwan itu nasihat buatmu. Ingat kata ulama "Man Ahabbaka Nasohaka". Barangsiapa yang mencintaimu, akan menasehatimu". Agar terasa ringan maka hendaknya engkau mencintai kegiatan belajar.
*(Rabu 5 Jumadil Awal 1445 H/7 Nopember 2024)*
Komentar
Posting Komentar