INDAHNYA KEBERSAMAAN PAWAI

Diary Jumadil Awal (12)
*INDAHNYA KEBERSAMAAN PAWAI*

*(Catatan dari kegiatan Pawai Alegoris semarak Hari Pahlawan, bersama PDNW Lombok Tengah)*

Menebar syiar Islam bagian dari ajaran agama Islam. Menggerakkan ummat untuk cinta tanah air, mengajak ummat menghormati orng-orang yang berjasa, termasuk pahlawan bangsa insyaAllah bagian dari kebaktian dan ibadah kepada Yang Maha Bijaksana. Coba kita simak Firman Yang Maha Rahman berikut:

ذٰلِكَ وَمَنْ يُّعَظِّمْ شَعَاۤىِٕرَ اللّٰهِ فَاِنَّهَا مِنْ تَقْوَى الْقُلُوْبِ 

Demikianlah (perintah Allah). Siapa yang mengagungkan syiar-syiar Allah sesungguhnya hal itu termasuk dalam ketakwaan hati. (Al-Hajj 32)

Agama Allah harus disebarkan syiarnya ke seluruh penjuru bumi. Saat ini sangat mudah kita melakukan syiar agama Allah. Melalui yang disebut dengan Media Massa. Karena zaman sudah maju, Ilmu komunikasi dan teknologi sudah berkembang pesat. Kita tidak perlu melakukan perjalanan berbulan-bulan untuk berdakwah ke negeri-negeri nun jauh disana, kita hanya butuh paket quota internet.

Apa yang terjadi di belahan bumi barat dan timur, hari ini bisa kita saksikan langsung dari media elektronik televisi maupun media online. Sungguh cepat dan dahsyat memang media hari ini. Itu sebabnya kita perlu terus menebar dakwah Islamiyah. Jangan sampai kita kalah dengan banyak postingan, banyak sebaran info negatif. Kita harus lawan dengan postingan positif.

Kita terus bangun kesadaran pentingnya kita bersyiar, perlunya dakwah, mulianya beramar-makruf nahi-mungkar. Kita akan semangat berfastabiqul-khoirot bila mengerti kemuliaan dan keuntungan disisi Allah Swt. Alangkah mulianya pekerjaan dakwah ini. Karena kita seakan menjadi pegawainya Allah Swt.

Salut dan acung jempol kapada Badan Otonom Pimda Himpunan Mahasiswa Nahdlatul Wathan (HIMMAH NW) Lombok Tengah yang telah bersinergi dan berkolaborasi menginisiasi Acara Semarak peringatan Hari Pahlawan Nasional (2024) atas restu dan rekomendasi dari Pengurus Daerah Nahdlatul Wathan (PDNW) Lombok Tengah. Hari ini mengadakan acara pawai alegoris.

Inilah bagian dari syiar Islam, syiar Nahdlatul Wathan. Kita perlihatkan kepada dunia beginilah gerakan keummatan. Beginilah wajah Islam di Lombok Tengah, ini pun baru dari ormas Nahdlatul Wathan. Kalau saja seluruh ormas bergabung, barangkali akan lebih banyak lagi. Inilah potret gerakan Nahdlatul Wathan yang cinta Islam, cinta ulama, cinta pahlawan.

Santri Ponpes Al-Ittihadiyah NW Sepakat Praya Timur juga tidak mau ketinggalan, ikut berpartisipasi dalam pawai alegoris. Guru-guru pendamping mereka antara lain: Ust Zamani, Pak Fathul, Pak Hamid, Pak Wajdi, Ust Nazri, Kamad MA, Ibu Farida, Ibu Syifa, Ibu Handayani, Ibu Rohmi, Ibu Zarrah, Ust Abu Bakar. Pasukan bendera menjadi ciri khas Al-Ittihadiyah dengan batiknya.

Di panggung kehormatan yang terletak di dekat kantor PDNW Lombok Tengah dipenuhi oleh para tokoh-tokoh organisasi dan tamu undangan. Sekjend PBNW Almukarram Prof. Dr. TGH. Zainal Arifin Munir, Lc. MAg membuka acara pawai. Didampingi juga oleh tokoh NTB, Cagub rekomendasi PBNW yaitu Dr. Lalu Muhammad Iqbal. Acara pawai alegoris yang menghadirkan banyak element organisasi NW itu semarak dan panjang.

Dengan rekor pawai tersemarak tahun ini di Lombok Tengah, yang diinisiasi oleh Nahdlatul Wathan ini, menjadi simbol ajakan atau dakwah NW untuk kita bersama mengingat, mentakzimi, menghargai para Pahlawan. Terutama dari NTB kita punya pahlawan. Maka seyogyanya kita bersyukur atas anugerah agung. Dikirimkan kita oleh Allah seorang ulama, sekaligus pahlawan nasional menjadi motivator kita untuk terus mngharumkan agama dan bangsa.

*(Kamis 6 Jumadil Awal 1445 H/8 Nopember 2024)*

Komentar

Postingan populer dari blog ini

NAHDLATUL WATHAN LEMBAGA KITA